Link utama

Kamis, 29 Mei 2008

Pemerkosaan teman dekat

Mona......dia mahasiswa baru di kampus, and ga perlu waktu lama buat mona untuk jadi primadona. cantik , pintar , and good behaviour too , yg jelas bodynya ok banget, ga kalah sama julia perez...hehehe..

rambutnya yg hitam panjang , kulit putih and halus , dan tatapan matanya yg...oooo my...makes you so peaceful....ditambah bibirnya yg sensual , kayaknya buat blow job asyik bngt dah.

doni dan gito adalah dua org yg beruntung yg bisa jadi teman dekat mona , memang sih mona ga pilih2 teman , tapi untuk bisa dekat sama dia ga gampang. krn itu gito akhirnya berusaha untuk mengambil hati mona, tapi ternyata usaha dia selama ini terlihat sia sia, meski mona tak menolak diajak jalan2 atau nonton , tapi ketika urusannya ke pacar , mona menolak secara halus gito. beberapa kali gito coba menyatakan cintanya , berkali kali pula mona menolaknya, alasannya sih krn ingin fokus untuk belajar dll, standar ce lah.

awalnya gito menerima penolakan mona dng lapang dada. tapi dua minggu kemudian dia diberitahu klo mona baru saja jadian dgn doni, teman baiknya sendiri. doni dan gito adalah teman baik sejak smp, mereka hampir selalu bersama, dan klo boleh jujur , doni ini memang lebih segalanya dibanding gito, jadi wajar klo mona lebih memilih doni.

tapi untuk gito ini merupakan penghinaan, meski dia tidak menunjukan pd mereka tapi dari hari ke hari dendam di hati makin membara.

dendam pun berubah menjadi nafsu , ketika kampus mereka darmawisata ke bali ,betapa gito tak bisa lepas pandangannya dari mona yg berbikini di pantai , imajinasi dia melayang, membayangkan mona telanjang , membayangkan buah dadanya dia remas, dan yg terpenting membalas sakit hatinya.

saat itu pun tiba, ketika musim liburan, mona memutuskan tetap tinggal di kost-an, smentara teman yg lain mudik. gito dengan sabar memantau keadaan seputar kost mona, jika saatnya tepat , mona akan jatuh ke pelukannya , time to get revenge.

malam hari jam sembilan, keadaan sekitar sudah cukup sepi, gito menegtuk pintu kost mona. and there she is , mona membuka pintu dengan terheran heran , dia sudah memakai baju tidur yg agak menerawng , membuat nafsu gito makin naik.

"gito..? ada apa malam2 begini..?"
"mon..please ada hal yg penting bngt...tolong bentar aja.."
"ga bisa besok aja...udah malem nih..."

"please ini penting bngt makanya aku nekad malem2 dateng kemari.."

sempat ragu sejenak akhirnya mona mempersilahkan gito masuk.

"ada apa to.?"
namun bukan jawaban ...mona malah didorong gito ke tempat tidur, dan lansung menindihnya.

" TO...APA- APAAN NIH ..LEPASIN GUE...!!!"

gito menahan tangan mona diatas kepala dengan satu tangan, sementara tangan satunya berusaha merobek baju tidur mona.

"TOLONG....TOLONG...GITO..LEPASIN!!!!"
tak ada yg mendengar teriakan mona krn memang tempat itu saat itu cukup sepi.
gito kemudian mengikat tangan mona dengan tali yg sengaja dia bawa , kini tubuh indah mona telah telanjang dengan tangan terikat diatas kepala. imajinasi gito yg selama ini dia lihat di film bokep kini terbentang nyata didepan mata.

meski sepi gito tak mau ambil resiko , ia bekap mulut mona dengan segumpal kain,sehingga mona tidak bisa berbicara jelas lagi. dengan sambil menindih tubuh mona , gito mebuka pakainnya satu persatu . kini keduanya telah telanjang bulat.
mona semakin histeris melihat gito yg telanjang diatas tubuhnya, ia berusaha berontak dan berteriak, namun suaranya tersumpal, hingga akhirnya yg terdengar hanya isakan tangisnya.

gito yg kerepotan krn gita berontak , refleks mengambil gunting yg tergeletak di meja dan menodongkannya ke leher mona.

"diem sayang.....kalo berontak terus gue bisa tusuk elo....diem ga?!!"
lama kelamaan perlawanan mona berhenti , selain krn diancam , ia juga sudah mulai lelah. melihat hal tersebut gito tersnyum.

"enjoy honey.." bisik gito di telinga mona , sambil menjilita telinga mona , tangannya mulai meremas buah dada mona yg selalu mengisi fantasinya di kamar mandi.jilatannya turun ke leher mona, dna kemudian ke buah dada, lidah gito bermain di puting susu mona , membuat mona menggeliat tak karuan , ia sudah pasrah dan tak memberi perlawanan lagi,( mungkin sedikit menikmati...i dont know)

puting mona makin tegak dan mengeras, sepertinya dia mulai terangasang ,namun isakan tangisnya masih terdengar. isakan tangis yg menjadi kan gito makin bergairah. tangan gito mulai bermaian di bulu bulu vagina mona , jari jemarinya mempermainkan vagina mona sehingga mona semakin menggeliat tak karuan ,dan tak butuh waktu lama sampai gito merasakan vagina mona sudah basah.

melihat mona sudah psarah dan lemas , gito membuka sumpalan mulutnya , kini ia dengan penuh nafsu mengulum bibir mona. permainan lidah gito tanpa sadar dimbangi oleh mona.

" bangun..." gito kemudian menyuruh mona bangun dan ia melepas ikatan tangan mona.
"kenapa to.....tega kamu..." kata mona sambil menangis.
tapi gito tak banyak bicara, ia merengkuh kepala mona dan diarahkan ke kont*lnya.

"enggak..to..ga mau....jangan..."mona berusaha berontak
"ayo kulum kont*l gue....cepet..jgn banyak omong..."

"ga mau to..."mona masih berusaha berontak.

namun akhirnya ...ia menyerah juga...

kont*l gito yg besar ia masukan kemulutnya....sbenarnya ini bukan pengalaman pertama dia...pada saat di bali ia telah menyerahkan keperwanan dia pd doni.

mulutnya mengulum kont*l itu , kepalanya bergerak maju mudur, tak ketinggalan hisapan dan jilatan lidahnya membuat kenikmatan tiada tara bagi gito.

gito hampir klimaks oleh hisapan mona , namun ia tak mau selesai dulu , ia tarik keluar kont*lnya dari mulut mona.

"berbaring.."
tanpa banyak perlawanan mona menuruti perintah gito, namun isakan tangisnya masih terlihat dan terdengar.

gito kemudian mewujudkan fantasinya yg lain , kont*lnya ia jepitkan diantara buah dada mona, ternyata kenkmatannya melebihi apa yg dia fantasikan selama ini.

setelah puas ia buka paha mona,dan memasukan kont*lnya ke vagina mona. ia tekan kontonlnya..its very hard and deep lah pokonya mah.....

hal ini membuat mona beretriak kesakitan...

" aahhh..ahhh...sakit to....udah...ple..ease...."
"uuuhh..""
namun gito smakin keras saja memasukan kont*lnya....dorongannnya makin bernafsu.

keran kesakitan, akhirnya mona hanya bisa menagngis..., tangisan tentu saja jadi stimulus buat gito. ia menikmati setiap erangan dan tangisan mona sebagai musik penyemangat, yg jelas ia puas berhasil membalas dendam. ia pun klimaks dan menumpahkan spermanya di dalam, mona yg menyadari itu semakin keras tangisannya , dia sedang masa masa subur, dia khawatir ia bisa hamil.

setelah puas, gito kemudian bergegas berpakaian dan meninggalkan mona yg menangis tersedu-sedu di kasurnya.

Tamat